Apa itu CMT/Makloon?

Makloon adalah bidang usaha Jasa dalam pengerjaan produk oleh pihak lain. Makloon adalah pinjaman istilah dari bahasa Belanda. Istilah lain yang umum dipakai adalah CMT (Cut Make Trim), dimana biasanya bahan dan material produksi disediakan oleh pengguna jasa.

Proofing dan Sampel
Sntuk menghindari kesalahan presepsi, pihak pe-makloon biasanya membuatkan contoh barang yang dipesan, disebut juga proofing atau sampel. Misalnya produsen merk A berniat memproduksi 500 baju, pihak pe-makloon akan membuatkan satu proofing dulu untuk dilihat oleh peng-order apakah sudah sesuai dengan keinginannya. Jika belum cocok, maka akan diadakan revisi sampai proofing tersebut dirasa cocok. Setelah cocok, maka produksi secara massal akan dilakukan.

Makloon dan Tailor
Sering ada penyamaan antara Makloon Fashion dengan Tailor, padahal keduanya memiliki konsep kerja yang sangat berbeda. Secara umum, pengerjaan tailor dikerjakan satu per satu. Pemesanan satu ataupun banyak, harga yang didapat perpotongnya tidak jauh berbeda. Sedangkan makloon, potong kain yang dilakukan adalah potong massal. Pemesanan sebanyak 25pcs dan 250pcs adalah sama-sama sekali potong sehingga harga yang didapatkan antara 25pcs dan 250pcs berbeda cukup jauh.

Mengapa Memilih Menggunakan Jasa Makloon?

  • Alasan utama pengguna jasa memilih menggunakan jasa makloon adalah demi alasan efisiensi. Setiap pengusaha pasti menginginkan bisnisnya berjalan dengan efisien, sehingga modalnya kuat dan proses bisnis dapat berjalan dengan baik dan lancar.
  • Banyak pemula bisnis yang tidak memiliki modal yang mencukupi. Sehingga untuk mulai berinvestasi, membeli peralatan mesin pabrik yang harganya tinggi dan lokasi penempatan mesin tersebut juga membutuhkan lahan yang cukup. Sehingga pengusaha harus memiliki investasi lokasi, belum lagi mengenai tenaga kerja yang perlu di rekrut demi menjalankan proses produksi tersebut. Akhirnya dengan modal yang terbatas, para pemula bisnis dapat menekan nilai investasi mereka dengan cara menggunakan jasa makloon.
  • Oleh karena proses pengerjaan sudah bisa dialihkan kepada pihak lain, istilah lainnya pengguna jasa “terima beres”, maka pengguna jasa akan lebih fokus pada bagaimana cara untuk memperluas pasar sehingga produknya bisa di terima secara luas oleh masyarakat. Bagaimana dengan desain produk dan merk yang dibangun, produk tersebut dapat diterima oleh pasar. Harapannya adalah meningkatkan permintaan pasar.
  • Dengan menggunakan jasa makloon, pengguna jasa dapat menikmati efisiennya biaya yang dikeluarkan. Misalnya biaya untuk lokasi pabrik, biaya tenaga kerja langsung untuk memproduksi produk. Modal yang dimiliki dapat difokuskan untuk pengeluaran biaya marketing untuk memasarkan produk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>